
Helvy Tiana Rosa :
Ia mengamati langit, bumi, matahari, rembulan, kepekatan dan darah dari balik gumpalan kabut yang diciptanya sendiri…."Siapakah… lelaki… itu? Di…di… mana… dia?"
"Kau hanyalah bayangan yang menarikan tari kebajikan untukku. Memahatkan senyap yang menggigil dalam kalbu…," Lelaki itu mengusir perih yang sesaat menusuk batinnya. Ia menarik napas panjang beberapa lama.
Dan mereka masih saja bertanya dengan tubuh meremang dan suara darah: "Si…siapa… dia? Me…mengapa kalian belum juga… menangkapnya?"
Download Here
You are Here: Home > Lelaki Kabut dan Boneka
23.6.10
Lelaki Kabut dan Boneka
Labels: Novel Remaja











0 comments:
Post a Comment