2.6.10

Potret Diri Kahlil Gibran



“Surat-surat memadu jiwa” demikian kata penyair John Donne, dan tak ada bukti yang lebih nyata dari pernyataan ini selain kumpulan surat-surat Khalil Gibran ini.
Dalam surat-suratnya ini, Kahlil Gibran menelanjangi dirinya sepenuhnya, dan gaya tarikhnya yang entah mengilhamkan semacam wahyu pribadi keapda para korespondennya.
Surat-surat dalam buku ini ditulis dalam rentang waktu dari 1904 hingga 1930, dan benar-benar mewakili potret diri sang Penyair pada saat paling produktif, yakni pada tahun-tahun Gibran berada di Boston dan New York, diselingi waktu berada di Paris, saat belajar di bawah bimbingan pematung Auguste Rodin.

DOWNLOAD HERE

Related Articles :


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 comments:

Post a Comment

 

.

Protected by Copyscape Online Plagiarism Scanner

Gudang Ilmu online Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha